MapleStory Finger Point

Kamis, 13 Desember 2012

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang engkau dustakan?

Surat Ar Rahman adalah salah satu surat dalam Al Qur’an yang menyita perhatian saya. Ya, kata katanya mengalir begitu indah, menyentuh hati. Dan tak terasa air mata pun jatuh…

FABIAYYI ALAA 'IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN
Maka nikmat Tuhanmu manakah yang engkau dustakan?

Tiga puluh ayat dalam surat Ar Rahman memiliki kalimat ini. Berulang-ulang, Allah memberikan peringatan kepada kita semua, manusia yang seringkali, setiap saat lupa untuk bersyukur kepadaNya.

Rumput tetangga selalu lebih hijau. Ya, kita pasti sering membeda bedakan diri kita dengan manusia lainnya yang menurut kita lebih beruntung dari kita, lebih kaya, lebih pintar, lebih cantik, dan lebih lebih yang lainnya. Kita seringkali bergumam mengapa aku tak seperti mereka? Mengapa aku tak seberuntung mereka? Mengapa roda mereka lancar tapi aku tidakk??  Tak terasa, kita telah mengutuk Tuhan!! Lupa untuk bersyukur, kufur nikmat!



Dan ketika kita punya masalah, punya kesulitan, kita berdoa, memohon kepadaNya agar dilapangkan dari semua kesulitan. Dan Dia mendengarkan doa kita, mengabulkan dengan memberikan kenikmatan yang lebih. Tapi disaat kita sedang di puncak kenikmatan, kita kembali lupa untuk bersyukur, seolah olah lupa dengan panjatan doa doa ketika kita sedang susah.

Tapi.. Hei!! Apakah kita tak menyadari betapa besar nikmat Allah yang diberikan kepada kita? Apakah kita bisa menghitung berapa jumlah nikmatNya? Maukah kita mengganti mata, hitung, tangan, kaki kita dengan segunung emas, lautan berlian dan sebongkah mutiara?? Maukah kita mengganti oksigen yang kita hirup dengan beribu ribu istana? Tidakkah kita sadar bahwa sesungguhnya Dia sangat sangat menyayangi kita? Pikirkan, Renungkan dan Sadarilah akan nikmatNya yang sungguh indah!!
Maka nikmat Tuhanmu manakah yang engkau dustakan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar